Tukang Becak berhati Mulia

BAI FANG LI adalah seorang tukang becak. Seluruh hidupnya dihabiskankan di atas sadel becaknya, mengayuh dan mengayuh untuk memberi jasanya kepada orang yang naik becaknya. Mengantarkan kemana saja pelanggannya menginginkannya, dengan imbalan uang sekedarnya. Tubuhnya tidaklah perkasa. Perawakannya malah tergolong kecil untuk ukuran becaknya atau orang-orang yang menggunakan jasanya. Tetapi semangatnya luar biasa untuk bekerja. Mulai jam enam pagi setelah melakukan rutinitasnya. Dia melalang dijalanan, di atas becaknya untuk mengantar para pelanggannya. Dan ia akan mengakhiri kerja kerasnya setelah jam delapan malam. Para pelanggannya sangat menyukai Bai Fang Li, karena ia pribadi yang ramah dan senyum tak pernah lekang dari wajahnya. Dan ia tak pernah mematok berapa orang harus membayar jasanya. Namun karena kebaikan hatinya itu, banyak orang yang menggunakan jasanya membayar lebih. Mungkin karena tidak tega, melihat bagaimana tubuh yang kecil malah tergolong ringkih itu dengan nafas yang ngos-ngosan (apalagi kalau jalanan mulai menanjak) dan keringat bercucuran berusaha mengayuh becak tuanya.

Bai Fang Li tinggal disebuah gubuk reot yang nyaris sudah mau rubuh, di daerah yang tergolong kumuh, bersama dengan banyak tukang becak, para penjual asongan dan pemulung lainnya. Gubuk itupun bukan miliknya, karena ia menyewanya secara harian. Perlengkapan di gubuk itu sangat sederhana. Hanya ada sebuah tikar tua yang telah robek-robek dipojok-pojoknya, tempat dimana ia biasa merebahkan tubuh penatnya setelah sepanjang hari mengayuh becak.

Hatinya sangat tersentuh ketika suatu ketika ia baru beristirahat setelah mengantar seorang pelanggannya. Ia menyaksikan seorang anak lelaki kurus berusia sekitar 6 tahun yang yang tengah menawarkan jasa untuk mengangkat barang seorang ibu yang baru berbelanja. Tubuh kecil itu nampak sempoyongan mengendong beban berat dipundaknya, namun terus dengan semangat melakukan tugasnya. Dan dengan kegembiraan yang sangat jelas terpancar dimukanya, ia menyambut upah beberapa uang recehan yang diberikan oleh ibu itu, dan dengan wajah menengadah ke langit bocah itu berguman, mungkin ia mengucapkan syukur pada Tuhan untuk rezeki yang diperolehnya hari itu.

Beberapa kali ia perhatikan anak lelaki kecil itu menolong ibu-ibu yang berbelanja, dan menerima upah uang recehan. Kemudian ia lihat anak itu beranjak ketempat sampah, mengais-ngais sampah, dan waktu menemukan sepotong roti kecil yang kotor, ia bersihkan kotoran itu, dan memasukkan roti itu kemulutnya, menikmatinya dengan nikmat seolah itu makanan dari surga.

Hati Bai Fang Li tercekat melihat itu, ia hampiri anak lelaki itu, dan berbagi makanannya dengan anak lelaki itu. Ia heran, mengapa anak itu tak membeli makanan untuk dirinya, padahal uang yang diperolehnya cukup banyak, dan tak akan habis bila hanya untuk sekedar membeli makanan sederhana. “Uang yang saya dapat untuk makan adik-adik saya….” jawab anak itu. “Orang tuamu dimana…?” tanya Bai Fang Li. “Saya tidak tahu…., ayah ibu saya pemulung…. Tapi sejak sebulan lalu setelah mereka pergi memulung, mereka tidak pernah pulang lagi. Saya harus bekerja untuk mencari makan untuk saya dan dua adik saya yang masih kecil…” sahut anak itu.

Bai Fang Li minta anak itu mengantarnya melihat ke dua adik anak lelaki bernama Wang Ming itu. Hati Bai Fang Li semakin merintih melihat kedua adik Wang Fing, dua anak perempuan kurus berumur 5 tahun dan 4 tahun. Kedua anak perempuan itu nampak menyedihkan sekali, kurus, kotor dengan pakaian yang compang camping. Bai Fang Li tidak menyalahkan kalau tetangga ketiga anak itu tidak terlalu perduli dengan situasi dan keadaan ketiga anak kecil yang tidak berdaya itu, karena memang mereka juga terbelit dalam kemiskinan yang sangat parah, jangankan untuk mengurus orang lain, mengurus diri mereka sendiri dan keluarga mereka saja mereka kesulitan.

Bai Fang Li kemudian membawa ke tiga anak itu ke Yayasan yang biasa menampung anak yatim piatu miskin di Tianjin. Pada pengurus yayasan itu Bai Fang Li mengatakan bahwa ia setiap hari akan mengantarkan semua penghasilannya untuk membantu anak-anak miskin itu agar mereka mendapatkan makanan dan minuman yang layak dan mendapatkan perawatan dan pendidikan yang layak. Sejak saat itulah Bai Fang Li menghabiskan waktunya dengan mengayuh becaknya mulai jam 6 pagi sampai jam delapan malam dengan penuh semangat untuk mendapatkan uang. Dan seluruh uang penghasilannya setelah dipotong sewa gubuknya dan pembeli dua potong kue kismis untuk makan siangnya dan sepotong kecil daging dan sebutir telur untuk makan malamnya, seluruhnya ia sumbangkan ke Yayasan yatim piatu itu. Untuk sahabat-sahabat kecilnya yang kekurangan. Ia merasa sangat bahagia sekali melakukan semua itu, ditengah kesederhanaan dan keterbatasan dirinya. Merupakan kemewahan luar biasa bila ia beruntung mendapatkan pakaian rombeng yang masih cukup layak untuk dikenakan di tempat pembuangan sampah. Hanya perlu menjahit sedikit yang tergoyak dengan kain yang berbeda warna. Mhmmm… tapi masih cukup bagus… gumannya senang.

Bai Fang Li mengayuh becak tuanya selama 365 hari setahun, tanpa perduli dengan cuaca yang silih berganti, ditengah badai salju turun yang membekukan tubuhnya atau dalam panas matahari yang sangat menyengat membakar tubuh kurusnya. “Tidak apa-apa saya menderita, yang penting biarlah anak-anak yang miskin itu dapat makanan yang layak dan dapat bersekolah. Dan saya bahagia melakukan semua ini…,” katanya bila orang-orang menanyakan mengapa ia mau berkorban demikian besar untuk orang lain tanpa perduli dengan dirinya sendiri.

Hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun, sehingga hampir 20 tahun Bai Fang Li menggenjot becaknya demi memperoleh uang untuk menambah donasinya pada yayasan yatim piatu di Tianjin itu. Saat berusia 90 tahun, dia mengantarkan tabungan terakhirnya sebesar RMB 500 (sekitar 650 ribu rupiah) yang disimpannya dengan rapih dalam suatu kotak dan menyerahkannnya ke sekolah Yao Hua. Bai Fang Li berkata, “Saya sudah tidak dapat mengayuh becak lagi. Saya tidak dapat menyumbang lagi. Ini mungkin uang terakhir yang dapat saya sumbangkan……” katanya dengan sendu. Semua guru di sekolah itu menangis…….. Bai Fang Li wafat pada usia 93 tahun, ia meninggal dalam kemiskinan. Sekalipun begitu, dia telah menyumbangkan disepanjang hidupnya uang sebesar RMB 350.000 ( setara 470 juta rupiah) yang dia berikan kepada Yayasan yatim piatu dan sekolah-sekolah di Tianjin untuk menolong kurang lebih 300 anak-anak miskin. Foto terakhir yang orang punya mengenai dirinya adalah sebuah foto dirinya yang bertuliskan ” Sebuah Cinta yang istimewa untuk seseorang yang luar biasa”. –dari milist daaruttauhid, tulisan Syaikhul_Muqorrobin  –

Bagaimana dengan anda, yang mampu membayar internet, beragama islam, dan mungkin sudah menunaikan ibadah haji?

Salam..

 

 

 

Posted in Kisah - motivasi | Leave a comment

Kembalikan Uang,Gelandangan Ini Jadi Pahlawan VIVAnews

 Bagi sebagian orang, menemukan uang dalam jumlah banyak milik orang merupakan rezeki nomplok. Namun, tidak demikian dengan seorang tuna wisma di Amerika Serikat (AS) berikut ini. Menemukan uang yang nilainya setara dengan puluhan juta rupiah, gelandangan bernama Dave Tally itu tidak gelap mata. Dia justru mengembalikan uang itu kepada pemiliknya. Kendati tanpa pamrih, niat baik Tally itu mendapat balasan lebih dua kali lipat dari nilai uang yang dia temukan. Kantor berita Associated Press pada 10 Desember 2010 menuturkan, tunawisma asal Kota Tempe di negara bagian Arizona itu suatu ketika menemukan tas berisikan uang sebesar US$3.300 atau sekitar Rp. 29,7 juta. Tally baru saja sembuh dari kecanduannya terhadap obat-obatan terlarang dan alkohol. Dia menemukan kantong tas berisi uang tersebut sepulangnya dari membetulkan sepeda. Tanpa pikir panjang, Tally langsung memberikan tas beserta isinya ke sebuah komunitas pelayan tunawisma di Tempe. Lelaki berusia 49 tahun itu tidak mengambil sepeserpun dari uang tersebut, padahal uang di kantongnya telah habis untuk membetulkan sepeda. Setelah ditelusuri, ternyata gepokan uang di dalam tas tersebut milik Bryan Belanger, seorang mahasiswa di Universitas Negeri Arizona yang kehilangan tas ketika hendak membeli mobil bekas. Bersama dengan Stephen Spark, staf komunitas pelayan tunawisma, Tally mengembalikan uang tersebut kepada Belanger. Kisah Tally ini diberitakan oleh radio KTAR yang langsung menjadi pembicaraan seluruh kota. Atas kejujurannya ini, Tally dipuji sebagai pahlawan para tunawisma karena telah merubah citra mereka yang buruk. Dewan kota Tempe yang tersentuh dengan kejujurannya, membuat rekening untuk sumbangan seluruh kota. Banyak warga yang kagum juga memberikan cek kepadanya yang jumlahnya bahkan melebihi uang yang dia temukan, yaitu senilai US$8.000 (Rp.72 juta). Tidak sedikit dari warga juga menawarkan pekerjaan kepadanya agar Tally dapat mandiri. Seorang dokter gigi bahkan memberikan perawatan gigi dan memberikan gigi palsu secara gratis kepada Tally. Seorang pengacara menawarkan jasa pro-bono kepadanya untuk menangani kasus-kasus lama yang menimpanya. Walikota Tempe, Hugh Hallman, menjadikan hari ditemukannya uang tersebut sebagai hari Dave Tally. “Saya tidak menyangka semua berakhir seperti ini. Saya hanya berpikir untuk mengembalikan tas tersebut dan semuanya selesai,” ujar Tally. Dulunya, Tally adalah seorang pengawas di sebuah perusahaan kontraktor. Dia kehilangan pekerjaannya ketika pada tahun 1999 dia didakwa karena mengendara dalam keadaan mabuk. Karena itu juga dia kehilangan izin mengemudinya. Tally mengaku dia memang pernah kecanduan alkohol dan obat-obatan. Tally mengatakan akan menggunakan uang yang dia peroleh dari sumbangan untuk merencanakan hidupnya. Dia mengatakan ingin membuka sebuah pusat pelatihan komputer. Dia juga mengatakan akan memilih pekerjaan yang ditawarkan kepadanya.

****

Semoga kita bisa bercermin apakah kita lebih baik dari gelandangan tersebut atau malah sebaliknya.. admin

Posted in ahlak, Kisah - motivasi | Leave a comment

RENUNGAN UNTUK PAK HAJI & BU HAJI

Suatu fenomena telah terjadi di kalangan jamaah haji khususnya dari
negara kita, ketika telah selesai bertahalul maka ada sedikit
perubahan dalam panggilan nama mereka yakni penambahan gelar Haji di
depannya dan Hajjah bagi para wanita. Demikian pula setelah kepulangan
mereka ke tanah air gelar kehormatan tersebut masih terus melekat
dengan namanya, sehingga rasanya tidak afdhal jika kita memanggilnya
tanpa mendahului dengan gelar itu.

Hal ini dikarenakan mulianya perjalanan ibadah tersebut yang merupakan
paripurnanya rukun Islam yang lima, di samping memang membutuhkan
pengorbanan yang besar baik tenaga, biaya maupun waktu sehingga tidak
semua orang Islam mampu menunaikannya. Panggilan itu boleh jadi adalah
sebagai penghormatan karena telah sukses melakukan acara ritual yang
agung, atau mungkin juga bermula dari panggilan yang biasa digunakan
oleh penduduk asli Arab ketika memanggil jamaah haji dengan “Ya Hajj�Ekarena memang tidak tahu siapa namanya.

Bagi mereka yang memiliki latar belakang ilmu syar’i insya Allah gelar
atau panggilan haji tersebut bukanlah masalah besar yang harus
dipersoalkan. Artinya dia tidak akan peduli apakah orang lain nantinya
akan memanggilnya dengan pak haji, bu haji atau tetap sebagaimana
panggilan semula sebelum ia menjalankan ibadah haji, toh tujuan dan
niatnya adalah semata-mata beribadah menuju keridhaan Allah. Dan
memang demikianlah hendaknya setiap jamaah haji berniat dalam
perjalanan hajinya, sebab jika niatnya lain, misalnya agar disebut
sebagai bapak atau ibu haji maka ia tidak akan memperoleh apa-apa
kecuali gelar dan panggilan tersebut, sedang di sisi Allah ia tak
memperoleh bagian apa-apa. Hal ini dikarenakan Allah tidak akan
menerima amalan kecuali yang dilakukan secara ikhlash semata-mata
karenaNya di samping dilakukan menurut tuntunan yang disyari’atkan
Allah dan diajarkan oleh NabiNya shallallahu ‘alaihi wasallam. Firman
Allah Subhanahu Wata’ala, artinya, “Padahal mereka tidak disuruh
kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya
dalam (menjalankan) agama yang lurus.�E(QS. al-Bayyinah: 5)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa
melakukan suatu amalan yang tidak ada tuntunannya dari kami, maka
amalan tersebut tertolak.�E(HR. Muslim)

Dalam hadits lain, khusus berkenaan dengan haji beliau shallallahu
‘alaihi wasallam bersabda, “Hendaklah kalian mengambil dariku manasik
(cara-cara) kalian dalam berhaji.�E(HR. Muslim)

Namun jika kita berbicara soal realita, maka teori di atas tidak
sepenuhnya terpraktekkan, sebab tidak semua orang faham dan mengetahui
apa tujuan haji yang sebenarnya. Bahkan orang yang sudah tahupun
terkadang masih terkalahkan oleh hawa nafsunya sehingga ketika ada
orang lain menyebut namanya tanpa menambahkan gelar haji di depannya,
maka dadanya agak terasa sempit dan telinga sedikit merah karena
kurang suka, lebih-lebih jika itu di depan khalayak ramai. Bahkan di
antara mereka ada yang ketika dipanggil namanya tidak menjawab
sebagaimana mestinya tapi malah berujar, “Saya sudah dua kali pergi
haji lho!�EYakni menghendaki agar orang lain memanggilnya dengan gelar
haji.

Dalam kasus ini perlu digaris bawahi bahwa kita bukannya bermaksud
melarang orang menghormati orang lain dengan memberi gelar haji. Yang
perlu diluruskan adalah bahwa perjalanan haji adalah perjalanan ibadah
untuk menuju Allah Subhanahu Wata’ala dan mengharap keridhaanNya,
bukan untuk mendapatkan embel-embel tersebut. Adapun setelah itu ada
orang yang memanggil dengan bapak atau ibu haji, maka itu adalah
persoalan lain dan bukan tujuan, hanya saja jika kebiasaan tersebut
tidak dibudayakan bisa jadi itu akan memperbaiki niat orang yang akan
melakukan rukun Islam kelima ini.

Makna haji yang sebenarnya

Al-Allamah Abu Abdillah Muhammad bin Abdir Rahman Al Bukhari Al Hanafi
menjelaskan bahwa haji (al hajj) maknanya adalah bermaksud atau menuju
(al qashdu). Niat dan maksud adalah pekerjaan yang paling utama sebab
ia hanya dilakukan oleh anggota badan termulia yaitu hati. Karena
ibadah haji ini merupakan ibadah yang besar dan sangat utama, juga
memuat ketaatan yang sangat berat, maka disebutlah ia al hajj yang
berarti al-Qashdu (dinisbatkan kepada amalan hati karena keutamaannya,
red). Dan mengenai pentingnya niat dalam haji dan umrah Allah
Subhanahu Wata’ala telah berfirman, artinya,“Dan sempurnakanlah haji
dan umrah itu karena Allah.�E(QS. al-Baqarah: 196).

Oleh karena itu seseorang yang akan pergi haji meskipun pergi menuju
baitullah (ka’bah) namun sebenarnya yang jadi tujuan adalah Rabbul
Ka’bah Allah Rabb seru sekalian alam. Maka ketika seorang haji tiba di
Ka’bah, dan sebelumnya ia tahu bahwa pemilik rumah tersebut tidak ada
di sana, berputar-putarlah ia mengelilingi rumah itu yakni thawaf, dan
ini merupakan isyarat bahwa ka’bah bukanlah maksud dan tujuan namun
Allah Subhanahu Wata’ala pemilik Ka’bahlah tujuannya.

Begitu pula ketika mencium hajar aswad bukanlah bertujuan untuk
menyembah batu, tapi semata-mata karena mengikuti sunnah Rasul. Dan
inilah yang membedakan antara seorang muslim dan musyrik. Dulu kaum
musyrikin menciumnya karena benar-benar menyembahnya, sedang seorang
muslim melakukan itu adalah karena mengikuti sunnah.

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu mengibaratkan bahwa mencium hajar aswad
seolah-olah ia menjabat atau mencium tangan kanan Allah, sehingga
ketika seorang haji menyentuhnya hendaknya tertanam dalam benak bahwa
ia sedang berbai’at kepada Allah Subhanahu Wata’ala, pencipta dan
pemilik hajar aswad yang telah memerintahkan untuk melakukan itu.
Berbai’at disini maknanya berjanji untuk selalu taat dan tunduk kepada
Allah Subhanahu Wata’ala, kemudian selalu ingat bahwa jika
mengkhianati bai’at tersebut akan berhadapan dengan murkaNya.

Dari sini para ulama menganjurkan bahwa kewajiban pertama bagi calon
haji adalah bertaubat, memperbaiki ketakwaan dan inilah sebaik-baik
bekal. Allah Subhanahu Wata’ala telah berfirman, artinya,
“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.�E(QS.
al-Baqarah: 197). Dan tak mungkin seseorang akan membawa bekal takwa
ini jika tidak bertaubat dan meninggalkan segala jenis kemaksiatan.

Jika orang yang berhaji telah memahami apa makna dan tujuannya dalam
berhaji, maka ketika melantunkan talbiyah akan meresap dalam jiwa
bahwa seolah-olah ia sedang meninggalkan segala atribut keduniaan dan
menuju Allah seraya mengatakan, “Ya Allah aku datang, aku datang
memenuhi panggilanMu, aku berdiri di pintuMu, aku singgah di sisiMu.
Aku pegang erat kitabMu, aku junjung tinggi aturanMu, maka selamatkan
aku dari adzabMu, kini aku siap menghamba kepadaMu, merendahkan diri
dan berkiblat kepadaMu. MilikMu segala ciptaan, bagimu segala aturan
dan perundang-undangan, bagiMu seluruh hukum dan hukuman, tiada sekutu
bagiMu. Tak peduli aku berpisah dengan sanak keluarga, ku tinggalkan
profesi dan pekerjaan, kulepas segala atribut dan jabatan karena
tujuanku hanyalah wajah dan keridhaanMu, bukan dunia yang fana bukan
nafsu yang serakah maka amankan aku dari adzabMu. �E
Setelah Para Haji Pulang

Banyak oleh-oleh yang dibawa pulang oleh para jama’ah haji, namun ada
satu oleh-oleh yang sangat besar dan berharga, dan hanya bisa disimpan
dalam hati dan dada. Oleh-oleh yang tak akan habis jika dibagi-bagikan
kepada orang lain bahkan malah kian bertambah dan semua orang pasti
suka untuk menerimanya. Tak lain adalah kebersihan jiwa dan akhlak.
Inilah barang termahal yang selayaknya dibawa pulang oleh mereka yang
menunaikan haji. Alangkah indahnya jika sepulang haji yang kikir
menjadi dermawan, penjahat menjadi penebar salam, bandar judi menjadi
ketua majlis ta’lim, dan ribuan bahkan jutaan orang merubah jalan
hidupnya bersama-sama satu tujuan menuju Allah Subhanahu Wata’ala. Tak
ada lagi pejabat penerima sogok, hakim berat sebelah, pengusaha
ataupun pedagang licik, curang dan lain-lain.

Apalah artinya pergi haji jika hanya sekedar untuk menambah gelar
namun yang korup tetap korup, yang lintah darat tetap lintah darat,
yang bakhil malah makin menjadi-jadi. Padahal perbuatan jahat dan
fasik itu harus ditinggalkan kapan saja bukan hanya ketika melakukan
haji. Jika seseorang masih sama buruk dan jahatnya antara sebelum dan
sesudah haji bahkan malah lebih parah, maka suatu pertanda bahwa
kepergiannya ke tanah suci hanyalah sia-sia sebab ia tak mampu
mengambil sesuatu yang paling berharga dari perjalanan tersebut.

Sebagai khatimah hendaknya setiap orang yang akan melakukan ibadah
haji sadar dan mengetahui bahwa perjalanan yang akan ia tempuh adalah
perjalanan ibadah yang agung dan mulia sehingga harta yang digunakan
untuk itu adalah dari penghasilan yang baik dan halal. Di samping itu
ia harus mempelajari tata cara manasik yang benar, sesuai dengan
tuntunan yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Dengan demikian diharapkan haji yang ia lakukan akan menjadi haji yang
mabrur yang diterima di sisi Allah Subhanahu Wata’ala bukannya maghrur
(tertipu) atau mabur (bahasa Jawa) yang hanya sekedar terbang naik
pesawat saja.

Janganlah sekali-kali kita punya niat hanya agar mendapat gelar pak
haji dan bu haji saja, lalu bangga jika orang memanggil dengan sebutan
itu, sekali-kali jangan. Kalau seandainya orang satu kampung tidak ada
yang memanggil kita dengan gelar itu, maka sesungguhnya Allah
Subhanahu Wata’ala Maha Tahu bahwa kita telah menunaikannya dan akan
memberi balasan sesuai dengan niat dan usaha kita. Wallahu a’lam. Abu
Ahmad

Sumber : Khutbah Jum’at Pilihan Setahun, Yayasan Al-Sofwa, Fikih
Nasehat, Fariq Gassim Anuz, Pustakan Azam, sumber-sumber lain

Posted in ahlak | Leave a comment

Paket dan Jadwal Umrah Plus 2011

1. Jadwal dan Harga Paket Umrah Standar (09Hari)

Akomodasi untuk Umrah standar :

2. Jadwal dan Harga Paket Umrah Standar (12Hari)

4. Jadwal dan harga Umrah Ramadhan

3. Jadwal Umrah + tour

Biaya Paket Umrah Termasuk:

- Tiket pesawat pulang pergi dengan Garuda Indonesia
– Akomodasi sesuai program
– Ziarah dengan transportasi lokal, dengan Bus AC
– Makan 3 kali sehari dengan menu Indonesia
– Muthawwif / guide, Air zam zam @ 5 liter
– Visa Umrah
Manasik Umrah dan perlengkapan umrah seperti Travelling Bag, buku Manasik, mukena dan bergo (jemaah perempuan), kain ihram + ikat pinggang (jemaah laki-laki), bahan batik

Biaya Paket Umrah Tidak Termasuk:

1.     Biaya Fiskal dan Airport Tax :
*Bila mempunyai NPWP             + Rp    600.000,-
*Bila tidak mempunyai NPWP      + Rp 3.100.000,-
2.     Biaya pembuatan passport dan dokumen perjalanan lainnya
3.     Pengeluaran pribadi seperti laundry, telepon, tips dll.
4.     Tour-tour / acara diluar program atas permintaan sendiri.
5.     Kelebihan bagasi (overweight)

Persyaratan Paket Umrah:

1. Paspor dengan nama tiga kata seperti : Siti Zahra Nurdin
2. Kartu Keluarga Asli (bagi suami istri dan keluarga)
3. Surat Nikah Asli (bagi suami istri)
4. Akta Kelahiran (bagi yang membawa putra putri)
5. Foto berwarna dengan latar belakang putih dan posisi kepala/muka 80%. (Ukuran 4 x 6 = 6 lembar dan Ukuran 3 x 4 = 2 lembar)
6. Dokumen diserahkan 30 hari sebelum keberangkatan.
7. DP Rp 3.500.000,- pelunasan sisanya dibayar 1 bulan sebelum keberangkatan.
8. Bila yang berangkat usianya kurang dari 40 tahun tanpa didampingi suami/muhrim akan dikenakan biaya muhrim yaitu Rp 350.000,- dan untuk usia 40 – 44 tahun tanpa didampingi suami/muhrim akan dikenakan biaya muhrim yaitu Rp 150.000,- Diatas usia 45 tahun tidak perlu muhrim hanya KTP asli.
9. Harga dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
10. Program dapat berubah sejalan dengan situasi dan kondisi setempat, serta tidak mengurangi nilai ibadah.
11. Jama’ah yang berusia diatas 70 tahun wajib didampingi oleh keluarga.
Kartu kuning Vaksin Maningitis.
12. Foto copy NPWP.
Pembatalan Paket Umrah

Bila terjadi sesuatu hal yang tidak terduga bagi calon jama’ah Umrah dan terpaksa membatalkan diri maka akan dikenakan biaya pembatalan dengan ketentuan sebagai berikut:

Pembatalan 1 minggu setelah pendaftaran (insert name untuk keberangkatan) dikenakan 5% dari harga paket.
Pembatalan 3 minggu (setelah proses visa) dikenakan 10% dari harga paket.
Pembatalan 2 minggu (setelah pembelian tiket) dikenakan 35% dari harga paket.
Pembatalan 1 minggu menjelang keberangkatan dikenakan 50% dari harga paket.

Posted in Paket dan Jadwal umrah 2011 | Leave a comment

Biro Perjalanan Haji dan Umrah yang di Approve oleh Kementrian Haji Saudi Arabia

Begitu banyak jamaah haji Indonesia tahun ini yang terlantar dan tidak jadi berangkat dengan berbagai alasan dari biro perjalanannya. Oleh karena itu, pastikan biro perjalanan anda terdata di kementrian haji Saudi Arabia, agar perjalanan ibadah anda lancar. Berikut daftar agent Indonesia yang  di approved oleh Ministry of Hajj Saudi Arabia;

 Approved Hajj Travel Agents : Indonesia

Country Company Phone No.
Indonesia AFIZ NURAL QOLBI 2172799359
Indonesia AL ANDALUS NUSANTARA 0060317522264
Indonesia AL- AMIN UNIVCESAL 00602173928
Indonesia ALAMSOR MUBARAH WISATA 0215260717
Indonesia ANAMONA TOUR TRAVEL 3917136
Indonesia ANDIARTA WISATA 622172791209
Indonesia ANDRO MEDA ATRIA 62317310374
Indonesia ANNUR MAKNA WISATA 02147864920
Indonesia ARMADA SAFARI SUCI 0224205133
Indonesia ARMINA REKA PERDANA 018651704
Indonesia ARRAYYAN UTAMA 0062213500433
Indonesia ARREHLAH WISATA 0062214200662
Indonesia BINA PAKSI NUSA 8000161
Indonesia CARAKA WISATA TOURS 0213451476
Indonesia CORDOVA ABILA 62218315004
Indonesia DEWI SERASI WISATA 215205000
Indonesia DIAN NUSA INSANI 00602179195808
Indonesia DUA RIBU WISATA 02180882000
Indonesia EBAD AL-RAHMAN 02183702180
Indonesia FARFAZA ASTATAMA TOURS 62213146505
Indonesia FEMMY TOURS TRAVEL 0060215270705
Indonesia GADIKA EXPRESSINDO 62218455427
Indonesia GALATAMA NUANSA WISATA 00622174714400
Indonesia GANAL HIKMAH PUSAKA 00622131907645
Indonesia GEMA SHAFA MARWA 02218412967
Indonesia HELU TRANS TOUR 02186601315
Indonesia HIJAZ TOURSTRAVEL 218298012
Indonesia HIKMAH PERDNA 22185903571
Indonesia HUDAYA SAFARI TOUR 00622131900306
Indonesia IBADAH NUR HASANAH 006023902107
Indonesia INTAN KECANA TRAVELINDO 02170985118
Indonesia JAMILA ANTAR NUSA WISATA 622183706200
Indonesia KARISMAMUSDALIFAH 0224239941
Indonesia KHARISSA 3925010
Indonesia KHIDMAH FAJR BANDUNG 0062224204781
Indonesia KOPINDO WISATA 62218292755
Indonesia KRISMA TOUR & TRAVEL 622632649
Indonesia LINDA JAYA 62315047000
Indonesia MADANI BINA BERSAMA 0218295850
Indonesia MAKASAR TORAJA INTERNASIONAL 00602183704362
Indonesia MAKASSAR MANDIRI 2818672061
Indonesia MEGAH BUANA LAENA PERSADA 0218356660
Indonesia MENAN XPRESS 02131905511
Indonesia MENARA SUCI SEJAHTERRA 2318671333
Indonesia MINAMAS ANGKASA SAKTI 0060215732040
Indonesia MULIA PASIFIC 002217229001
Indonesia MUMTAZ SABILA NABRUR 0062215264305
Indonesia MUNA BINA INSANI 622179196571
Indonesia NADWA MULIA UTAMA 4210895
Indonesia NEEKOL NUANSA WISATA 0022184973133
Indonesia NUR RAMADHAN 00622170402235
Indonesia NUR RIMA AL-WAALI 21798269
Indonesia P.T PANDI KENCANA MURNI 0218290933
Indonesia P.T ARFAH SATYA PRAKASA 62217228976
Indonesia P.T BUSINDO AYANA 02180886645
Indonesia P.T CITRACRIA USAHA WISATA 0227101262
Indonesia P.T. DIYO SIBA 622147863319
Indonesia P.T. JASA WISATS NUSANTARA 0062218197234
Indonesia P.T. TALBIA HAJI &UMRAH 0217987200
Indonesia PACTO 62217196550
Indonesia PANCAR NYMAH 0218694718
Indonesia PANGLIA WESATA 0315049988
Indonesia PATUNA MEKAR JAYA 0217255411
Indonesia PT . RIYAL TVNGGAL 05113250915
Indonesia PT GOENAWAN ERA WISATA 7308470
Indonesia PT KALRTABU INDAH 0625113351768
Indonesia PT KEMANG NUSANTARA 02178846874
Indonesia PT PROCONFO INDAH TRAVEL 7665858
Indonesia PT ZULIAN KAMSAINDO TOUR 62778327169
Indonesia PT. AIDA TOURINDO WISATA 002214254686
Indonesia PT. AL WAN ZAHIRA 0062541749678
Indonesia PT. AN-NABA INTERNATIONAL 0618009483
Indonesia PT. ARFINA MARGI WISATA 622172799758
Indonesia PT. ASSURYANIAN CIPTA PRIMA 0218309790
Indonesia PT. FAZARY WISTAATA 62217371095
Indonesia PT. KAFILAH MAGHFIRAH WISATA 0000218519742
Indonesia PT. KARTIKA UTAMA 622184970733
Indonesia PT. LINTAS ZIARAH SAHARA 215342129
Indonesia PT. MIDEAST EXPRESS 0060218304602
Indonesia PT. MITRA UTAMA 02176914510
Indonesia PT. RAUDHA RAHMA ABADI 2217211035
Indonesia PT. SAHID TOUR 5702270
Indonesia PT. THAYIBA TORA 0217191843
Indonesia PT.ALAHRAM SARANA WISATA 622183700876
Indonesia PT.BINA KREASI PESONA SELARAS 62218353811
Indonesia PT.MEGA CITRA INTINAMANDIRI 02172786206
Indonesia PTAMANAH MULIA WISATA 0224222015
Indonesia PTANMAR BINA WISATA 0411315297
Indonesia PTBALDA CITRA MANDIRI 00622172791209
Indonesia PTBARFO SIS ALKHAIRAT 217983424
Indonesia PTCITRA WISATA DUNIA 0213916370
Indonesia PTGATRA CITRA KENCANA 0062617902524
Indonesia PTGEMA WAHYU PRATAMA 02142885037
Indonesia PTKINDAI TOURS TRAVEL 62215704843
Indonesia PTMADTUR CITRA DAYA INTL 0062618455767
Indonesia PTMASYARIL HARAM TOUR 0317346444
Indonesia PTNURL HAROMAIN 006233042253
Indonesia PTORIANA CAKRAWALA 622153676089
Indonesia PTPESONA MUDA PRIMA 0227036592
Indonesia RAZEK TOUR 0215735556
Indonesia RESI MANUNGGAL LESTARI 0086025715728
Indonesia RIHLAH ALATAS WISATA 0062213901931
Indonesia SAFA IMSAR ARMANI 00622172798069
Indonesia SAFANA NABILA WISATA 02183706116
Indonesia SAFIIR AMAL IMANI 00622171791682
Indonesia SALFANY SAFANUSA 0213106587
Indonesia SARI RAMADAARAFAH 0062215264081
Indonesia SATRIAV TOURS 0218298383
Indonesia SYUHADAA ARAFAH WISATA 6221880245
Indonesia TAUBA ZAKKA ATKIA 622183787401
Indonesia TIKA TOURS 0227303752
Indonesia TIMOHO AGUNG WISATA 0484970394
Indonesia TISAGA NURKHOTIMAH 00622187757376
Indonesia TISGA MOLTAZEM UTAMA 0060214288527
Indonesia TOUR INDO GERBANG KERTA SOSILA 0318411602
Indonesia TURISINA BUANA 62214703485
Indonesia WAHANA MITRA WISATA 0062617206959
Indonesia WANDA FATIMAH ZAHKA 62248412283
Indonesia WISATS RAHMAH SEMESTA 0215358668
Indonesia ZAM TOUR TRAVEL 62217205867

 Sumber : http://www.hajinformation.com/hajj_agents.php?id=15

Posted in Tentang Umrah dan Haji | Leave a comment

Tentang Umrah dan Haji

Tentang Haji dan Umrah       
Secara bahasa haji berarti kunjungan, perjalanan, atau ziarah. Secara istilah haji berarti berkunjung atau berziarah ke Baitullah (Ka’bah) di tanah suci Makkah untuk melakukan beberapa amalan atau ibadah,
seperti thawaf, sa’i, dan lainnya dalam waktu tertentu demi memenuhi panggilan Allah SWT dan melaksanakan rukun Islam yang kelima. Ibadah haji dimulai dengan:

berihram
thawaf (qudum, ifadhah)
sa’i (antara Shafa-Marwah)
wuquf di Arafah
mabit di Muzdalifah
melempar jamrah
memotong/mencukur rambut dan diakhiri dengan
thawaf wada’

Sedangkan umrah secara bahasa berarti keramaian atau kemakmuran. Dalam istilah umrah
berarti berkunjung ke Baitullah untuk melakukan thawaf, sa’i, dan bercukur demi mengharap
ridha Allah Swt.

Ibadah ihram dimulai dengan:

berihram
thawaf
sa’i dan diakhiri dengan
mencukur atau memendekkan rambut.

Pelaksanaan ibadah haji atau umrah jangan dipandang sebagai acara melancong atau sekedar rekreasi
atau bahkan sekedar melampiaskan nafsu kesombongan atas harta yang dianugerahi Allah Swt. atas hamba-hamba-Nya. Karena jika hal itu yang ada di benak jama’ah, maka ibadah haji atau umrahnya akan sia-sia belaka. Seorang jama’ah harus mengambil dari harta yang baik dan halal untuk pelaksanaan ibadah
haji atau umrah. Uang yang digunakan untuk ibadah suci tidak boleh berasal dari hasil rentenir, korupsi, pencurian, rampasan, dan lainnya. Hal ini akan membatalkan pahala haji dan mendapat dosa serta murka dari Allah Swt. dan rasul-Nya.

Sepatutnya seorang jama’ah ketika hendak melaksanakan ibadah haji atau umrah agar merasakan kebesaran Allah Swt., karunia-Nya, dan pemeliharaan-Nya atas alam semesta. Dia juga sepatutnya mengikuti tuntunan ibadah seperti yang dicontohkan Rasulullah Saw. Dia juga dianjurkan memperbanyak bacaan istighfar, tasbih, tahmid, dan takbir agar menyentuh jiwa dan hati yang bersih dan suci. Dianjurkan juga bagi jama’ah untuk melaksanakan segala kewajiban Allah Swt dan menjauhi segala larangan-Nya.

Seorang jama’ah juga dianjurkan berbuat kebajikan bagi sesama kaum muslimin dan memberi pertolongan bagi mereka yang membutuhkan. Dia juga harus membantu kaum yang lemah dan miskin. Hal ini karena berbuat kasih-sayang kepada sesama manusia, akan mendatangkan kasih-sayang dari Allah Swt.

Selama melaksanakan ibadah haji atau umrah (juga ibadah kebajikan lainnya) seseorang sepatutnya menjauhi perbuatan rafats (perkataan, sikap, dan perbuatan yang menjurus pada erotisme, atau bersetubuh), fasik, mungkar, dan berbagai perbuatan keji yang dilarang Allah Swt. dan rasul-Nya serta berdampak pada kerugian dan mudharat pada sesama manusia dan alam semesta.

 WAKTU PELAKSANAAN HAJI DAN UMRAH

Adapun waktu pelaksanaan haji adalah beberapa bulan tertentu yaitu Syawal, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah. Jumlah hari dari ketiga bulan itu adalah 69 hari dengan rincian: 29 hari di bulan Syawal, 30 hari di bulan Dzulqa’dah, dan 10 hari di bulan Dzulhijjah. Puncak pelaksanaan haji dimulai sejak tanggal 9 Dzulhijjah di Arafah) hingga 13 Dzulhijjah, karena di beberapa hari inilah yang menentukan sah tidaknya ibadah haji.

Adapun pelaksanaan umrah bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun, tidak terikat hanya pada beberapa bulan seperti pada ibadah haji. Namun, ibadah umrah tidak dianjurkan pada tanggal 9 Dzulhijjah (hari Arafah) hingga 13 Dzulhijjah yang merupakan puncak pelaksanaan ibadah haji.

HUKUM HAJI DAN UMRAH

Adapun hukum ibadah haji adalah wajib bagi setiap muslim yang memenuhi syarat-syarat seperti telah dijelaskan sebelumnya.

Sedangkan hukum umrah tidak wajib, melainkan sunnah saja.

MACAM-MACAM HAJI

Tamattu’ adalah ibadah yang hanya berniat (berihram) untuk umroh saja di bulan-bulan ibadah haji. Bila sudah sampai di Makkah, dia bisa langsung melakukan thawaf dan sa’i untuk berumrah, mencukur rambut, dan memotong kuku. Ketika tiba hari Tarwiyyah (hari ke-8 bulan Dzulhijjah), dia mulai ihram dengan melakukan haji secara tersendiri dengan seluruh aktifitas ibadah hajinya.
Ifrad adalah ibadah haji secara tersendiri. Jika sudah sampai di Makkah, dia bisa melakukan thawaf qudum (thawaf kedatangan ke tanah suci) lalu melakukan sa’i untuk ibadah haji tanpa mencukur rambut atau memotong kuku. Dia juga tidak perlu ber-tahallul (terlepasnya seseorang dari halangan atau pantangan selama ihram) selama ihram karena posisinya tetap atau telah berihram hingga kemudian ber-tahallul setelah melempar jamrah al-aqabah di hari Idul Adha (10 Dzulhijjah). Jika dia mengakhirkan ibadah sa’i sampai waktu thawaf haji, maka tidak masalah.
Qiran adalah ibadah haji dimana seseorang berihram untuk ibadah haji dan umrah secara bersamaan, atau berihram untuk umrah terlebih dahulu kemudian masuk pada ihram ibadah haji. Kegiatan ini dilaksanakan sebelum melakukan thawaf. Orang yang melaksanakan haji qiran sama dengan yang dilaksanakan pada haji Ifrad, hanya saja orang yang melaksanakan haji Qiran berkewajiban membayar dam (denda), sementara haji ifrad tidak ada kewajiban.
 

MIQAT

Miqat adalah tempat khusus yang telah ditentukan Rasulullah Saw. bagi orang-orang yang hendak melakanakan ibadah haji dan umrah. Miqat hanya berlaku bagi seseorang yang melaksanakan ibadah haji/umrah. Hal ini didasarkan pada hadis riwayat Ibnu Abbas ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda, ” Tempat-tempat miqat adalah khusus untuk orang-orang yang hendak melaksanakan ibadah haji atau umrah saja, bukan untuk semua orang. Bagi jama’ah Indonesia gelombang I, miqat ihramnya di Bi’r Ali atau Dzulhulaifah; terletak sekitar 20 km dari Makkah atau 450 km dari Madinah. Sedang bagi jama’ah haji atau umrah Indonesia gelombang II, miqat ihramnya bisa dilaksanakan di salah satu dari 3 miqat berikut:

Asrama Haji Embarkasi di Tanah Air
Di atas pesawat udara pada garis sejajar dengan Qarnul Manazil (sebuah bukit berjarak sekitar 95 km sebelah timur Makkah; atau
di Airport King Abdul Aziz Jeddah.
 

MABIT DI MUZDALIFAH DAN MINA

Yang dimaksud dengan mabit adalah menginap atau bermalam beberapa hari atau berhenti sejenak untuk mempersiapkan segala sesuatu dalam pelaksanaan melempar jamrah. Ibadah mabit termsuk salah satu wajib haji. Tempat bermalam (mabit) ada di dua tempat Muzdalifah dan Mina. Dengan bermalam di dua tempat ini, diharapkan pelaksanaan melempar jamrah di Mina menjadi lebih mudah karena jaraknya yang lebih dekat, hanya berkisar antara 100 M hingga 190 M di antara ketiga jamrah.

Mabit tahap pertama dilaksanakan di Muzdalifah pada tanggal 10 Dzulhijjah (Idul Adha), yaitu lewat tengah malam setelah pelaksanaan wukuf dari padang Arafah. Mabit tahap pertama ini biasanya dilakukan sebentar saja, sebatas waktu untuk memungut kerikil sebanyak 7 buah.

Mabit tahap kedua, dilaksanakan di Mina selama dua hari (tanggal 11 dan 12 Dzulhijjah) bagi yang mengambil Nafar Awal, dan selama tiga hari (11,12, dan 13 Dzulhijjah) bagi yang mengambil Nafar Akhir atau Nafar Tsani. Yang dimaksud Nafar Awal adalah apabila jama’ah meninggalkan Mina pada tanggal 12 Dzulhijjah, dan disebut nafar awal karena jama’ah lebih awal meninggalkan Mina kembali ke Makkah dan hanya melontar tiga hari. Adapun yang dimaksud dengan Nafar Akhir atau Nafar Tsani adalah apabila jama’ah melempar jamrah selama empat hari (tanggal 10, 11, 12. dan 13 Dzulhijjah) dan menginap di Mina selama tiga hari (11,12, dan 13 Dzulhijjah). Mabit di Mina dilakukan karena di tempat inilah tempat pelaksanaan pelemparan atau pelontaran jamrah.

WUQUF DI ARAFAH

 

Yang paling utama bagi seorang jama’ah haji agar melakukan ihram pada tanggal 8 Dzulhijjah. Setelah itu keluar menuju Mina untuk menetap disana dan bermalam hingga malam ke-9 Dzulhijjah. Kemudian pagi harinya pergi ke padang Arafah.

Sepatutnya seorang jama’ah yang wuquf di Arafah berada di garis bata-batas wuquf. Hal ini penting karena sebagian dari mereka sering wuquf berada di luar batas-batas wuquf karena berbagai alasan: tidak tahu, hanya ikut-ikutan dan sebagainya. Mereka yang tidak berwuquf di dalam batas-batas quwuf karena sengaja, pelaksanaan hajinya tidak sah. Hal ini didasarkan pada hadits Rasulullah Saw. “Ibadah haji itu harus wuquf di Arafah” (HR Al-Bukhari, Muslim, dll) Seluruh Padang Arafah bisa dijadikan sebagai tempat wuquf.

Adapun batas waktu wuquf di Arafah dimulai ketika waktu zawal (tergelincirnya matahari atau sekitar waktu Zuhur) pada hari ke-9 Dzulhijjah hingga batas akhir wuquf ketika waktu fajar di hari Idul Adha (hari ke-10 Dzulhijjah). Jika seorang jama’ah belum wuquf hingga terbit fajar di hari ke-10 Dzulhijjah, maka ibadah hajinya sia-sia atau tidak sah.

Posted in Tentang Umrah dan Haji | Leave a comment

Paket Umrah

Paket Umrah Armina Travel – PT. ARMINAREKA PERDANA PT. Arminareka Perdana menyediakan beberapa pilihan paket yang bisa Anda pilih yaitu sebagai berikut:

1. Umrah Standard (9 hari)

 2. Umrah Standard (12 hari)

 3. Umrah Arbain (15 hari)

4. Umrah + Tours Turki

 5. Umrah + Tours Cairo

 Pesawat yang digunakan:

 1. Garuda Airlines (GA)

 2. Saudi Arabian Airlines

 3. Etihad Airways

4. Lion Air

Biaya Paket Umrah Termasuk:

- Tiket pesawat pulang pergi dengan Garuda Indonesia

- Akomodasi sesuai program

- Ziarah dengan transportasi lokal, dengan Bus AC

- Makan 3 kali sehari dengan menu Indonesia

- Muthawwif / guide, Air zam zam @ 5 liter

 – Visa Umrah

- Manasik Umrah dan perlengkapan umrah seperti Travelling Bag, buku  Manasik, mukena dan bergo (jemaah perempuan), kain ihram + ikat pinggang (jemaah laki-laki), bahan batik

 Biaya Paket Umrah Tidak Termasuk:

1.Biaya Fiskal dan Airport Tax :

*Bila mempunyai NPWP + Rp 600.000,-

*Bila tidak mempunyai NPWP + Rp 3.100.000,-

2.Biaya pembuatan passport dan dokumen perjalanan lainnya

3.Pengeluaran pribadi seperti laundry, telepon, tips dll.

4.Tour-tour / acara diluar program atas permintaan sendiri.

5.Kelebihan bagasi (overweight)

Persyaratan Paket Umrah:

1. Paspor dengan nama tiga kata seperti : Siti Zahra Nurdin

2. Kartu Keluarga Asli (bagi suami istri dan keluarga)

3. Surat Nikah Asli (bagi suami istri)

4. Akta Kelahiran (bagi yang membawa putra putri)

5. Foto berwarna dengan latar belakang putih dan posisi kepala/muka 80%. (Ukuran 4 x 6 = 6 lembar dan Ukuran 3 x 4 = 2 lembar)

6. Dokumen diserahkan 30 hari sebelum keberangkatan.

7. DP Rp 3.500.000,- pelunasan sisanya dibayar 1 bulan sebelum keberangkatan.

 4. Bila yang berangkat usianya kurang dari 40 tahun tanpa didampingi suami/muhrim akan dikenakan biaya muhrim yaitu Rp 350.000,- dan untuk usia 40 – 44 tahun tanpa didampingi suami/muhrim akan

7. dikenakan biaya muhrim yaitu Rp 150.000,- Diatas usia 45 tahun tidak perlu muhrim hanya KTP asli.

 8. Harga dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

9. Program dapat berubah sejalan dengan situasi dan kondisi setempat, serta tidak mengurangi nilai ibadah.

10.Jama’ah yang berusia diatas 70 tahun wajib didampingi oleh keluarga. Kartu kuning Vaksin Maningitis.

11.Foto copy NPWP. Pembatalan Paket Umrah Bila terjadi sesuatu hal yang tidak terduga bagi calon jama’ah Umrah dan terpaksa membatalkan diri maka akan dikenakan biaya pembatalan dengan ketentuan sebagai berikut:

- Pembatalan 1 minggu setelah pendaftaran (insert name untuk keberangkatan) dikenakan 5% dari harga paket.

 – Pembatalan 3 minggu (setelah proses visa) dikenakan 10% dari harga paket. – Pembatalan 2 minggu (setelah pembelian tiket) dikenakan 35% dari harga paket.

 – Pembatalan 1 minggu menjelang keberangkatan dikenakan 50% dari harga paket.

Posted in Paket dan Jadwal umrah 2011 | Leave a comment